Home Kesehatan Mengenal Macam-Macam Kandungan Pasta Gigi
Kesehatan

Mengenal Macam-Macam Kandungan Pasta Gigi

Sejak Anda berusia kanak-kanak, tentu orang tua Anda selalu mengajarkan untuk menggosok gigi setiap Anda bangun dan sebelum tidur kembali. Anjuran ini memang cukup ampuh untuk mencegah gigi berlubang. Selain itu, rajin menyikat gigi ternyata juga bisa membuat gigi putih dan bebas plak. Nafas pun menjadi segar karena mulut dan gigi bebas dari bakteri dan kuman. Tentunya, Anda penasaran mengapa pasta gigi bisa demikian. Untuk itu, yuk simak apa saja macam-macam kandungan pasta gigi yang bisa Anda pelajari di artikel satu ini.

Mengenal Macam-Macam Kandungan Pasta Gigi

Bayangkan jika sejak kecil Anda malas menyikat gigi, maka sudah pasti sekarang ini ada banyak masalah pada gigi Anda. Misalnya saja, gigi berlubang atau karies gigi, warna gigi yang tidak putih, karang gigi menahun, hingga masalah-masalah pada gigi lainnya. Anda tentu tidak mau mengalaminya karena seperti yang selama ini Anda tahu, sakit gigi itu tidak enak. Nah, maka dari itu, menggosok gigi secara rutin dengan pasta gigi wajib dilakukan.

Tentunya, manfaat-manfaat yang didapat dari pasta gigi ini tidak sembarangan. Ternyata, di dalam pasta gigi mengandung banyak zat yang mana terdiri dari bermacam-macam jenis dan juga fungsinya, antara lain :

  1. Agen Abrasif

Pertama, kandungan yang ada pada pasta gigi adalah zat abrasif. Kandungan ini biasanya didapat dari bahan-bahan seperti Kalsium Karbonat yang mana digunakan untuk mengangkat kotoran pada gigi. Jadi, ketika Anda selesai makan dan menggosok gigi, maka kandungan ini akan membebaskan gigi Anda dari sisa makanan dan noda yang menempel.

  1. Perasa

Kedua, ada zat perasa yang mana juga sering dimasukkan dalam komposisi pasta gigi sebagai campuran. Zat ini biasanya dibuat dalam berbagai rasa dan digunakan untuk lebih menarik minat konsumen, contohnya rasa mint seperti pada CloseUp.

  1. Pewarna

Ketiga, ada zat pewarna yang juga dimasukkan dalam campuran pasta gigi. Zat ini biasanya didapat dari titanium dioksida yang dibuat untuk memberi warna putih pada pasta gigi.

  1. Humektan

Selanjutnya, zat ini juga biasanya dijadikan komposisi pembuat pasta gigi agar ketika dibuka dan terkena udara, pasta gigi tidak mengeras. Humektan contohnya seperti pada gliserol atau sorbitol. Namun, zat ini dibatasi penggunaannya agar tidak berbahaya untuk tubuh.

  1. Zat Pengikat

Kelima, dalam pasta gigi juga harus mengandung zat pengikat mana guna menstabilkan formulasi pada produk itu sendiri. Zat ini biasanya adalah koloid hidrofilik sehingga bisa mencegah terjadinya pemisahan antara fase cair dan padat pada pasta gigi.

  1. Deterjen

Siapa sangka, deterjen juga ada dalam kandungan pasta gigi yang sangat ampuh menjaga kesehatan gigi. Deterjen yang dimaksud adalah bahan seperti natrium lauril sulfat yang mana memberikan efek berbusa ketika Anda menggosok gigi Anda. Hebatnya, zat ini mampu mengemulsi plak dan juga bisa menghilang tumpukan karang lho.

  1. Fluoride

Terakhir, ada kandungan fluoride yang banyak juga dipakai sebagai campuran pada pasta gigi. Zat ini bisa berguna untuk mencegah gigi berlubang dan juga bisa untuk memutihka gigi. Dengan kata lain, zat ini sangat ampuh untuk mencegah demineralisasi dan meningkatkan proses remineralisasi pada gigi agar mengurangi resiko kerusakan gigi.

Demikian ulasan mengenai apa saja macam-macam kandungan pasta gigi yang bisa Anda pelajari di artikel satu ini. Semoga ulasannya bermanfaat untuk Anda dalam mengenal pasta gigi yang Anda gunakan setiap hari.

Author

admin

shares