Home Others Gendongan Bayi Hipseat Terbaik
Others

Gendongan Bayi Hipseat Terbaik

Gendongan bayi hipseat  adalah gendongan pinggul atau biasa disebut dengan gendongan kangguru. Seiring perkembangan zaman yang menuntut kemudahan dan kepraktisan dalam segala hal, gendongan bayi pun berkembang dari waktu ke waktu. Dari kain jarik, gendongan kain instan, gendongan kaos atau geos dan yang terakhir adalah gendongan bayi hipseat dengan tingkat kepraktisan paling tinggi. Gendongan bayi hipseat memudahkan orang tua melakukan aktivitas dengan kedua tangannya tanpa harus mengkhawatirkan keamanan bayi.

Gendongan hipseat dirancang dengan memfokuskan beban pada pinggul dan kedua bahu orang tua dan membuat bayi dapat bergerak lebih bebas daripada digendong dengan gendongan yang lain. Gendongan hipseat cocok digunakan oleh orang tua ketika jalan-jalan atau berbelanja. Berbelanja dengan gendongan hipseat membebaskan kedua tangan untuk mengangkat beban dan lain-lain. Dengan kemudahan dan kepraktisan yang dimiliki gendongan hipseat, tidak heran jika para orang tua berpindah menggunakan gendongan hipseat dan meninggalkan gendongan jenis lain. Berikut hal-hal yang perlu diketahui sebelum berpindah pada gendongan hipseat.

Tips Memilih Gendongan Hipseat

  1. Struktur desain

Struktur desain gendongan hipseat haruslah memiliki dudukan yang kuat, ban pinggang lebar dan ban penahan bahu yang lebar dengan dilapisi bantalan busa. Gendongan hipseat seperti ini akan membuat beban menyebar pada setiap bagian sehingga postur tubuh orang tua tetap tegak terjaga, artinya mengurangi gangguan pada tulang belakang. Gendongan hipseat dengan bagian depan tebal dan kuat, ini berfungsi sebagai sandaran bayi agar jika bayi digendong dengan menghadap ke sebelah dalam.

Bagian gendongan yang menahan kaki kaki bayi sebelah dalam, harus lembut agar bagian selangkangan bayi terhindar dari iritasi karena tekanan gendongan. Tali-tali penahan yang ada di bagian belakang kuat dan mempunyai pengait yang mudah dipasang dan dilepas pada ban pinggang. Sebagai tambahan ada kantong-kantong kecil di beberapa bagian sebagai tempat penyimpanan barang-barang penting seperti uang dan hape. Bagian tambahan ini akan membuat gendongan hipseat lebih fungsional.

  1. Bahan berkualitas

Bahan gendongan hipseat harus lembut, tidak mudah panas, bisa menyerap keringat, tidak membuat luka dan iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif. Campuran bahan katun dan polyester biasa digunakan pada gendongan hipseat dan untuk bahan tempat dudukan bayi bahan stereofoam dan plastik juga sering dijadikan pilihan bahan. Bahan yang mudah dicuci dan dibersihkan akan memudahkan perawatan dan penjagaan kebersihan gendongan hipseat. Hal tersebut akan turut menjaga kesehatan bayi.

  1. Multifungsi

Akan lebih baik jika gendongan hipseat bisa berfungsi lebih dari satu. Pada beberapa produk, gendongan hipseat selain untuk menggendong dengan posisi bayi berada di depan, gendongan hipseat juga bisa berfungsi sebagai gendongan ransel, ada pula bagian dudukan gendongan yang bisa dilepas dan difungsikan sebagai tempat duduk bayi. Hal ini berfungsi jika bayi sudah mampu duduk.

Kapan gendongan bayi hipseat ini bisa digunakan? Gendongan hipseat digunakan ketika otot-otot  bayi sudah kuat dan dapat tegak dengan stabil, hal ini biasa terjadi pada bayi berumur 4-6 bulan. Jika pada umur tersebut bayi belum otot bayi belum kuat, tidak disarankan menggunakan gendongan hipseat. Pastikan bayi sudah dapat memposisikan kaki menyesuaikan gendongan hipseat. Orang tua yang menggunakan gendongan bayi hipseat hendaknya rajin mengurut bagian pinggang dan bahu agar tidak mengalami gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari menahan beban bayi dalam jangka waktu yang lama.

Author

admin

shares