Home Others 5 Alasan Harus Mengukur Lingkar Kepala Bayi
Others

5 Alasan Harus Mengukur Lingkar Kepala Bayi

Sebagai orangtua, Anda harus lebih menyadari lagi dengan bayi Anda baik itu dari pertumbuhan maupun dari asupan gizi. Salah satu indikator agar Anda bisa mengetahui perkembangan anak adalah dengan mengukur lingkar kepala bayi. Berikut ini ada beberapa informasi mengenai hal tersebut agar Anda lebih memperhatikan kesehatan anak.

1. Mengetahui Proses Pertumbuhan dan Perkembangan

Alasan pertama adalah untuk mengetahui proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Tolok ukur untuk mengetahui hal ini bisa Anda lihat dari berat badan, tinggi badan dan juga lingkar kepala.

Pasalnya, jika angka yang dihasilkan tak sesuai tahapan pertumbuhan dan perkembangannya, maka Anda bisa mengetahui bahwasannya ada masalah. Anda pun bisa memutuskan untuk tindakan lanjutan kepada anak.

2. Mengetahui Adanya Gejala Penyakit Tertentu

Alasan berikutnya dengan mengukur lingkar kepala Anda bisa mendeteksi berbagai macam gangguan pertumbuhan dan perkembangannya. Misalnya saja untuk mendeteksi gejala dari hidrosefalus ataupun mikrosefalus.

Adapun gangguan hidrosefalus adalah penumpukan cairan yang berada di otak sehingga mengakibatkan otak terlihat dan memiliki ukuran yang besar. Sedangkan mikrosefalus adalah gangguan pada kepala yang diakibatkan kepala tidak bisa berkembang dengan baik. Akibatnya kepala terlihat dan memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran normal seusianya.

3. Mengetahui Jenis Asupan Nutrisi

Apabila Anda pergi untuk memeriksakan lingkar kepala bayi, Anda bisa juga mengkonsultasikan asupan gizi untuk bayi. Pada saat lingkar kepala bayi diukur, Anda akan mengetahui standar ukuran normal dari lingkar kepala bayi. Apabila anak Anda tidak memiliki ukuran yang sesuai dengan standar, Anda bisa mengkonsultasikan kepada petugas medis yang bertugas.

4. Mengetahui Standar Ukuran Lingkar Kepala

Secara tidak langsung, Anda akan mengetahui standar ukuran lingkar kepala yang baik dan normal. Terutama lingkar kepala sesuai dengan usia bayi. Apabila Anda sudah mengetahui standar ukuran lingkar kepala bayi, secara tidak langsung Anda akan lebih memperhatikan tentang kesehatan bayi. Begitu juga dengan standar ukuran lingkar kepala bayi yang lahir secara prematur.

5. Mengetahui Faktor-Faktor Kegagalan Tumbuh Kembang

Saat Anda memeriksakan kesehatan anak pada petugas medis, Anda juga bisa mengkonsultasikan dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Mulai dari kebiasan-kebiasaan apa saja, pilihan makanan baik makanan utama seperti ASI maupun makanan pendukung seperti MPASI. Selain itu, Anda juga bisa mengkonsultasikan terkait dengan masalah-masalah lainnya seperti sistem pencernaan anak.

Itulah beberapa informasi mengenai alasan pentingnya untuk mengukur lingkar kepala bayi. Anda bisa menuju ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya setidaknya 3 bulan sekali sampai bayi berusia 2 tahun. Bila perlu Anda juga bisa meminta saran cara mengecek kesehatan terutama lingkar kepala anak. Segera ambil tindakan, apabila anak mengalami gejala dari penyakit tertentu.

Author

admin

shares